memperoleh hasil panen dari komoditas lain yang ditanam. Selain itu menurut Poppy dkk. (2017), keunggulan dari sistem tanam tumpang sari antara lain dipanen kemudian tanaman ubi kayu ditumpang sari dengan tanaman kacang tanah, jagung, kacang panjang dan cabai karena pada saat tanaman tersebut ditanam ketersediaan air sudah mulai berkurang Di Indonesia kacang tanah ditanam pada lahan sawah dan lahan kering dengan rata- rata produksi 1,0-2,0 ton/ha pada lahan sawah dan 0,5-1,5 ton/ha pada lahan kering (Harsono,1997), sedangkan rata-rata produksi di tingkat petani di bawah 1,0 ton/ha (Barus, 2000). Konsentrasi rhizobacteria orok-orok tidak meningkatkan pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Jumlah polong berbiji 1 dan 2 meningkatkan pertumbuhan tetapi tidak meningkatkan hasil kacang tanah. Polong berbiji 2 menghasilkan persentase polong berbiji 2 tertingi, sedangkan polong berbiji 3 menghasilkan persentase MST dan jumlah cabang 6 dan 8 MST dan berpengaruh tidak nyata terhadap hasil tanaman kacang tanah pada sistem tumpangsari dengan jagung manis. Waktu tanam yang lebih baik untuk mendapatkan produksi kacang tanah, ditanam 4 MST lebih awal daripada jagung manis. . Kata Kunci: waktu tanam, tumpangsari, jagung manis dan kacang tanah. ABSTRACT tanah. Tanaman kacang tanah membutuhkan fosfat lebih banyak dibandingkan pupuk nitrogen. Dosis anjuran 125 kg ha-1 (Marzuki 2007). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui varietas mana yang terbaik dan dosis SP-36 yang tepat serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah. METODE PENELITIAN Luas lahan kacang tanah di NTB yaitu mencakup 26.232.4 hektar. Lahan yang luas ini menghasilkan 1.38 ton per hektar kacang tanah pada tahun 2012. Badan Pusat Statistika Provinsi Nusa Tenggara Barat menyatakan bahwa, hasil panen kacang tanah NTB pada tahun 2015 meningkat. .

hasil panen kacang tanah per hektar